
Konfusius sedang bersantai sambil mengamati air sungai yang mengalir ke arah Timur.
Zi Gong bertanya kepadanya, “Ketika seorang pria sedang mengamati air seperti ini, dia akan sangat menikmatinya. Mengapa seperti itu?”
Konfusius berkata:
Karena air besar dapat terus mengalir tanpa henti.
Air sangat baik, mengaliri setiap tanah dimana dia pergi, akan tetapi air tidak mengingat diri sendiri telah melakukan sesuatu yang sangat bagus. Ini seperti moral kebajikan.
Kemanapun dia pergi, meski kadang kadang berada di tempat rendah dan kadang-kadang di tempat tinggi,
hanya mengikuti satu prinsip. Seperti halnya keadilan.
Air yang hebat mengalir setiap waktu tanpa henti. Seperti halnya Tao.
Ketika air harus mengalir ke ngarai sedalam puluhan ribu zhang (standard pengukuran China kuno setara dengan 10 chi, atau 11 kaki 9 inchi – 3.58 meter), air akan mengalir tanpa rasa takut. Seperti halnya keberanian.
Air juga selalu tau menempatkan diri.
Seperti halnya Fa (Hukum). Ketika air memenuhi suatu wadah, air secara alami akan mengalir memenuhi wadah tersebut tanpa perlu dibentuk. Hal ini sama seperti kebenaran.”
Air juga sangat penuh pertimbangan, secara alami akan mengalir ke manapun. Seperti halnya mencari detail terkecil dalam segala sesuatu.”
Air mengalir dari sumbernya dan secara cepat mengalir ke arah timur. Seperti halnya memiliki tujuan yang lurus dan Mulia.
Air dapat mengalir masuk dan keluar dimanapun dia mengalir, dan juga dapat memurnikan segala sesuatu di dalamnya. Seperti halnya orang bijak yang pandai mengajar.
Air memiliki kebijakan yang berlimpah, sehingga ketika orang dengan kebijakan tinggi melihatnya, mereka akan mengamatinya secara penuh perhatian dan merasa sangat bahagia.
sebenarnya di dunia ini banyak hal yang abadi
yang kurang hanya mata yag melihat nya
jika mata tanpa kebijakan melihat nya
ga ada arti
jika mata dengan kebajikan melihat nya
maka akan melihat ilmu